FOKUS LITBANG

Berbagi Pengalaman serta Monitoring & Evaluasi Kerjasama Penelitian

👤admin 🕔 07:00 pm, 24. August 2011 - 1552 klik

kerjasamaBadan Penelitian dan Pengembangan Kehutanan menyelenggarakan kegiatan “Peningkatan Kapasitas Kerjasama Melalui Sharing Experience Seconded/ Liaison Office/ Project Coodinator dan Monitoring & Evaluasi Kerjasama Penelitian” pada tanggal 18-19 Agustus 2011 di Bogor. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan SDM Badan Litbang Kehutanan mengenai kerjasama penelitian baik dalam maupun luar negeri sehingga mampu melakukan kerjasama penelitian yang lebih baik di masa yang akan datang.  Luaran yang dihasilkan adalah terintegrasinya kerjasama penelitian lingkup Badan Litbang sehingga mampu memberikan hasil yang optimal dan mendukung renstra Badan Litbang dan Kementrian Kehutanan.

Kegiatan ini menekankan agar kerjasama luar negeri Indonesia harus sesuai dengan Paris Declaration dan Jakarta Commitment dimana bentuk partnership adalah yang paling tepat karena sesuai dengan prinsip mutual respect, mutual trust dan mutual benefit. Selain itu dibahas pula mengenai permasalahan kerjasama luar negeri yang dapat dikelompokkan menjadi tiga yaitu masalah teknis, kelembagaan/SDM dan anggaran. 

Read Full Article

Pelantikan Pejabat Struktural Eselon III dan IV lingkup Kementerian Kehutanan

👤budi 🕔 07:00 pm, 01. August 2011 - 1514 klik

Pelantikan Pejabat Struktural Eselon III dan IV lingkup Kementerian Kehutanan pada hari Selasa tanggal 2 Agustus 2011 berdasarkan Keputusan Menteri Kehutanan no. SK.5641/Menhut-II/Peg/2011

Read Full Article

Pertemuan Internasional INAFOR: Call for Papers

👤admin 🕔 10:36 pm, 23. October 2017 - 3113 klik
INAFORPada tanggal 5 – 7 Desember 2011, Badan Litbang Kehutanan (FORDA) bekerjasama dengan FORDEF (Forestry Research and Development Forum), GAForN (Germany Alumni Forestry Network) dan Asosiasi Kehutanan akan menyelenggarakan Pertemuan Internasional INAFOR (Indonesia Forestry Researchers).

Pertemuan Internasional INAFOR dimaksudkan sebagai media pertemuan semua scientist Kehutanan Indonesia yang tergabung dalam institusi litbang Kehutanan baik dari sektor Pemerintah maupun dari Sektor Swasta di Indonesia. Diharapkan nantinya pertemuan INAFOR ini merupakan bagian kegiatan IUFRO (International Union Foretry Research Organization) yang dilakukan di Indonesia, untuk mempersiapkan keterlibatan Indonesia dalam IUFRO.

Pertemuan Internasional INAFOR diharapkan menjadi pertemuan ilmiah bagi institusi Litbang kehutanan se Indonesia untuk menggalang upaya memajukan Litbang kehutanan, tukar menukar informasi ilmiah dan untuk mengetahui ‘state of the art’ litbang kehutanan. Pertemuan ini direncanakan nantinya bisa dilaksanakan secara periodik.

Read Full Article

Peranan Sistem Informasi Geografi (SIG) dalam Penelitian Kehutanan

👤admin 🕔 10:36 pm, 23. October 2017 - 6849 klik

sigFORDA (Bogor, 15 Juni 2012)_Keberadaan hutan senantiasa berhubungan dengan dimensi spasial/keruangan, sehingga untuk menjaga dan meningkatkan daya guna hutan dibutuhkan dukungan IPTEK kehutanan yang berbasis data spasial. Oleh karena itu, penggunaan Sistem Informasi Geografis (SIG) dalam kegiatan penelitian kehutanan sangat penting karena mampu merekam, menyimpan, memproses serta menampilkan data spasial. Demikian dipaparkan oleh Prof. Ris. Dr. Ir. Pratiwi, M.Sc, Peneliti dari Pusat Litbang Konservasi dan Rehabilitasi (Puskonser) pada acara Pembahasan Rencana Kerja Laboratorium SIG Badan Litbang kehutanan di Bogor, belum lama ini.

Banyak aspek kehutanan yang berkaitan dengan dimensi spasial. Aspek-aspek tersebut antara lain adalah hidrorologi, konservasi tanah, karakteristik ekosistem, karakteristik biodiversitydalam berbagai ekosistem, dan sebagainya. “Degradasi hutan, lahan kritis, potensi longsor dan banjir, pemanasan global, konflik di kawasan hutan, adalah beberapa isu kehutanan yang berkaitan dengan dimensi spasial dan membutuhkan penyelesaian berdimensi spasial,” papar Pratiwi lebih lanjut.

“Ketersediaan data spasial yang lengkap dan akurat sangat membantu dalam kegiatan penelitian,” kata Hendra Gunawan, peneliti dari Pusat Litbang Konservasi dan Rehabilitasi (Puskonser). 

Read Full Article